Posted by: garasibu | September 8, 2008

Diberondong sapi gelonggong

Judul tsb dikutib dari Media Indonesia 8 September 2008.

Sebelumnya saya pernah mendengar selentingan adanya sapi gelonggong dari beberapa ibu-ibu yang mendengar berita Sapi Gelonggong dari TV. Saya baru tahu persis apa dan bagaimana sapi gelonggong tsb setelah membaca Media Indonesia ini. Nampaknya musim daging sapi gelonggong berlangsung sepanjang bulan puasa dan ini merupakan praktik penyiksaan sapi. Sapi-sapi sebelum disembelih akan digelontor air sekitar 200 lt melalui selang yang dimasukkan ke mulutnya. Daging-daging sapi gelonggong tsb di pasar tidak digantung oleh penjualnya, dengan maksud mencegah air yang sudah terserap menetes dan mengurangi bobot sesudah digelongong.

Nampaknya daging sapi yang sudah diharamkan MUI sejak tahun 2006 masih dicari oleh masyarakat karena harganya murah.

Rupanya daging tipu-tipu tidak hanya dijumpai pada ternak sapi, tapi juga pada ternak ayam antara lain dengan melumuri daging ayam dengan darah sapi sehingga menyerupai daging segar. Selain itu ditemukan juga daging ayam suntik dengan tujuan agar ayam terlihat lebih besar dan berat. Penyuntikan dilakukan dengan air kran langsung pada bagian dada dan paha. Ciri-ciri ayam suntik sbb:

· Daging berair

· Warna cepat pudar kekuningan

Aroma beda

Rentan penyakit.

Sebaiknya kita perlu berhati-hati dalam membeli daging maupun ayam. Pastikan hidangan buka puasa dan hidangan lebaran Idul Fitri nanti dengan menghidangkan daging dan ayam yang sehat.

SALAM SEHAT


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: