Posted by: garasibu | September 8, 2008

PUASA, “BAB” TIDAK LANCAR

Tulisan ini sekaligus menjawab pertanyaan Uthit serta beberapa kenalan lainnya, yang merasa BAB nya tidak lancar selama menjalani Puasa Ramadhan.

Jika Pola makan selama menjalani Puasa Ramadhan sudah seperti pola yang sudah saya tulis sebelumnya, maka hal yang perlu ditinjau adalah: porsi sayur dan jumlah air minum.

Porsi sayur harus tetap lebih banyak daripada hidangan utamanya (protein hewani/pati) dan harus tetap ada sayur mentahnya. Saya biasanya menutup makan saya dengan timun/tomat/wortel sebagai pencuci mulut. Sayur mentah diperlukan untuk mendapatkan manfaat enzimnya yang tidak kita peroleh jika sayur sudah dimasak.

Untuk menghindari dehidrasi selama puasa, perbanyak minum air putih selama buka puasa. Cara minum air putih perlu diperhatikan. Lakukan sedikit demi sedikit, bukan dengan sekaligus menghabiskan satu gelas. Menghabiskan sekaligus air satu gelas, akan membebani ginjal dan air lebih cepat turun menjadi air seni. Saya biasanya menyediakan botol, yang selalu dibawa-bawa selama tarawih, dan diminum sedikit sedikit. Biasanya setiap kali minum 3 tegukan. Banyak minum air putih juga akan memperlancar BAB.

Jika pulang tarawih, masih lapar, sebaiknya makan buah saja. Jangan bebani perut dengan makanan berat menjelang tidur malam.

Tips terakhir yang ingin saya sampaikan adalah jangan makan/minum yang manis-manis setelah makan besar. Makanan manis tsb akan membuat perut menjadi sebah.

Semoga Bermanfaat!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: